Rabu, 24 November 2010

Belajar Menabung dari kecil

Budaya menabung sebaiknya dimulai sejak dini, terutama pada anak-anak, memang bukan hal baru lagi, tapi bagi sebagian orang belum menerapkan ini pada anak-anaknya, karena masih merasa serba kecukupan, padahal walau kita dalam keadaan yang berlebih, justru dengan membiasakan anak untuk menabung sejak dini, dimulai dengan menabung ala kampung yaitu dengan menabung pada media tabungan ala tradisional seperti celengan ayam dsb, memberikan pendidikan yang berharga dan bernilai positif buat anak, karena akan melatih mereka senantiasa berperilaku sederhana dan tidak bergaya hidup boros. Jika ini diterapkan sejak kecil kelak si anak dewasa kebiasaan ini akan terbawa dan  kelakjika mereka  mempunyai anak pasti akan menerapkan pula pada anak-anaknya.
Menabung bukan berarti pelit, akan tetapi menabung suatu cara untuk safety dari keadaan terdesak masalah keuangan, dengan menabung kita bisa menghindarkan diri dari pinjaman yang berbunga besar melalui rentenir, sang lintah darat, memang dalam keadaan sadar kita akan berusaha untuk menjauhkan diri dari meminjam pada rentenir, mengingat bunganya yang besar dan rata-rata rentenir tidak memberikan konpensasi apabila telah jatuh tempo pembayarannya, akan tetapi semua pikiran itu akan sirna jika kita dilanda suatu problem apalagi yang berbau duit, semua jalan akan ditempuh termasuk meminjam pada rentenir walau bunga yang ditawarkan setinggi langit, yang ada hanya ingin cepat-cepat keluar dari masalah yang sedang dihadapi pada saat itu, padahal justru mengundang masalah baru, karena kita harus membayar hutang pada sang renten plus bunganya.
Oleh karena itu, biasakan budaya menabung dalam keluarga kita, karena akan banyak manfaat yang akan kita dapatkan, terutama bagi anak-anak kita, memang suatu sifat yang lahiriah ingin membahagiankan anak dengan memanjakannya dengan uang, tetapi alangkah bijaknya jika kebiasaan memanjakan anak dengan uang kita alihkan dengan cara agar uang yang kita berikan kita tuntun sang anak untuk menyimpannya sebagian, tanpa harus menghabiskan semuanya.
Dunia anak memang dunia hobi-hobinya belanja, atau istilahnya hobi jajan, akan tetapi semua itu dapat ditekan dengan mengajarkan pada anak untuk terbiasa menabung. Langkah itu juga tidak serta merta hanya diperuntukkan kepada si anak saja, kita sebagai orang tua harusnya yang terlebih dahulu mencontohkannya, karena si anak pada umumnya suka meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya, contoh kecil  adalah sekali-sekali mengajak si anak ke bank pada waktu kita akan menabung uang, akan tetapi tidak cukup itu, kita harus menjelaskan kepada anak-anak kita maksud dan tujuan kita ke bank, agar mereka mengerti mengapa orang tuanya  mengajak ke bank.
Menabung cara tradisional dengan celengan ayam, merupakan langkah awal buat kita dalam mengajarkan hal positif kepada anak dalam mengelolah keuangannya. Tapi janganlah pula lupa untuk mengajarkan pula ke anak untuk rajin-rajin bersedekah sebagai tabungannya kelak di akhir massa, tentunya dengan penjelasan dan pemahaman yang mudah dimengertinya.


Ayo nabung....... di Bank Syariah Artha Madani yah..........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar